Pada sabtu, 30
Maret 2024 Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia menyelenggarakan kegiatan
sastra religi yang bertempat di kawasan FKIP 13 dengan tema “Menyatu dalam
karya sastra”. Kegiatan ini dihadiri oleh Koordinator prodi, Pembina
IKAMABASTRA, dosen PBSI, dewan alumni dan dewan senior serta mahasiswa aktif Pendidikan
Bahasa dan Sastra Indonesia.
Sastra religi merupakan kegiatan
dari pengurus inti yang di mana kegiatan ini dilaksanakan di bulan suci Ramadhan
yang bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi antara dewan senior, dewan
alumni, dosen, dan mahasiswa aktif Pendidikan Bahasa Indonesia.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan beberapa
penampilan, diawali oleh ketua umum IKAMABASTRA FKIP UNTAD yang menampilkan musikalisasi
puisi, kemudian dilanjutkan oleh wakil ketua umum yang menampilkan pembacaan
puisi, dan tidak kalah seru lagi dosen PBSI yaitu ibu Nirmayanti, S.Pd., M.Pd.
ikut serta dalam menampilkan pembacaan puisi, hal ini menjadi respon positif
bagi para pengurus IKAMABASTRA FKIP UNTAD. Divisi Sanggar Seni Bahana menjadi
penutup penampilan di sastra religi, dengan menampilkan Dramatic Reading.
Dramatic Reading diperankan 3 tokoh yaitu Husni Mubarak, Kevin, dan
Syafaat.
Setelah beberapa penampilan telah
usai dilanjutkan dengan buka puasa bersama para dosen, dewan alumni dan senior,
serta mahasiswa aktif PBSI. Buka puasa bersama menjadi penutup kegiatan dan seluruh rangkaian sastra
religi.
“Kami sebagai Pembina merasa
bersyukur karena pada momentum Ramadhan ini Lembaga IKAMABASTRA FKIP UNTAD
telah melaksanakan kegiatan sastra religi, kami sangat mengapresiasi juga
karena pengurus telah menyatukan semua unsur yang ada di dalam, ada Pembina, yaa
walaupun beberapa tidak hadir itu cukup mewakili kemudian ada juga dosen dan luar
biasa ada beberapa alumni yang kami kenal juga dan kami pikir kami sebagai Pembina
kami bangga pada mereka atau kepada pengurus ini.” Ucap ibu Dr. Ulfah, S.Pd.,
M.Pd.
Ibu Dr. Ulfah, S.Pd., M.Pd. berharap
akan lebih aktif lagi pada kegiatan-kegiatan berikutnya. “Ibu berharap lebih aktif
lagi terus cari giat-giat yang memang betul-betul tidak hanya sekedar menjatuhkan
kewajiban saja bahwa ada anggran turun kita bikin kegiatan ini sudah selesai,
tetapi kegiatan tersebut memang betul-betul menjadi wadah silaturahmi,
kedua ada nilai positif yang dapat diambil, terus yang ketiga ada pembelajaran
yang dapat diberikan kepada adik-adiknya kamu bahwa berlembaga itu seperti ini.”
Ucap dan tutup ibu Dr. Ulfah, S.Pd., M.Pd.
Kamerawan: Nur Ainun & Adriyan
Tidak ada komentar
Posting Komentar