Kunjungan Literasi Divisi Lentera Sastra
Ikamabastra ke Perpsutakaan dan Kearsipan Kota Palu
Pada
Sabtu 12 Oktober 2024, Divisi Lentera Sastra (LENSA) Ikatan Mahasiswa Bahasa
dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
Tadulako, telah melaksanakan kunjungan literasi di perpustakaan dan kearsipan kota
Palu.
Saat
memasuki pintu Gedung utama para staf perpustakaan menyambut hangat kedatangan
Divisi LENSA. Pada kunjungan kali ini Divisi LENSA langsung diajak bertemu dan
berdiskusi langsung dengan Bapak Drs. Syamsul Saifudin, MM. selaku Kepala Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palu. Para peserta Kunjungan Literasi, oleh Divisi
LENSA disuguhkan dengan data-data terkini mengenai tingkat literasi masyarakat
dan perkembangan perpustakaan.
Kunjungan
ini adalah salah satu bentuk singgungan kepada Masyarakat khususnya kota Palu
Sulawesi Tengah, karena mengingat tingkat literasi dan minat baca Masyarakat khususnya
kota Palu Sulawesi Tengah terbilang sangat rendah.
Salah
satu temuan menarik adalah gedung yang modern ini dilengkapi dengan berbagai
fasilitas, mulai dari ruang baca anak, remaja, dewasa, hingga ruang khusus bagi
penyandang disabilitas. Keberadaan fasilitas yang lengkap ini diharapkan dapat
semakin menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan membaca.
"Kami
sangat terkesan dengan fasilitas dan koleksi buku yang ada di perpustakaan ini,
Kunjungan ini membuka mata kami tentang pentingnya perpustakaan dalam
meningkatkan minat baca masyarakat." ujar Kadiv LENSA saat berdiskusi
dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palu.
Kepala
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palu menyatakan bahwa Kota Palu berhasil
meraih peringkat tertinggi dalam Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM)
di Sulawesi Tengah pada tahun 2023. Prestasi ini tentu patut diapresiasi,
mengingat pentingnya literasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Meskipun demikian, minat baca masyarakat Kota Palu masih tergolong sedang. Hal ini mengindikasikan bahwa masih banyak yang perlu dilakukan untuk meningkatkan minat baca, terutama di kalangan generasi muda.
Saat
ini perpustakaan kota palu memiliki 5550 judul buku yang seharusnya
perpustakaan memiliki minimal 8500 judul buku. Tercatat tahun ini buku di
perpustakaan kota palu bertambah 800 judul buku.
Perpustakaan
kota Palu menjadi perpustakaan Tradisional karena telah memiliki banyak
koleksi, juga menjadi perpustakaan modern karena telah melakukan pelayanan
terhadap masa depan yang membentuk komunitas literasi. Prinsip dari kepala
dinas ialah perpustakaan bukan hanyalah tempat untuk membaca, namun juga tempat
untuk berdiskusi dan menjadi tempat kegiatan lainnya. Perpustakaan kota palu
menjadi satu-satunya perpustakaan yang memiliki kunjungan terbanyak di Sulawesi
Tengah, setiap harinya mencapai 20-50 pengunjung.
Kunjungan
literasi ini ke Perpustakaan dan Kearsipan
Kota Palu memberikan gambaran yang jelas tentang perkembangan literasi di kota
ini. Meskipun telah banyak kemajuan yang dicapai, masih banyak hal yang perlu
dilakukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Dengan dukungan dari
berbagai pihak, diharapkan minat baca masyarakat Kota Palu dapat terus
meningkat dan menjadikan kota ini sebagai kota yang lebih cerdas.
Repostase: Afifah.LENSA
Foto: Nur Ainun.LENSA


Tidak ada komentar
Posting Komentar