Sanggar Seni Bahana menggelar Pementasan bertajuk BACAAN (Bahana Bicara Pendidikan)
Sabtu, 16 November 2024 Sanggar Seni
Bahana menggelar pentas seni yang bertajuk BACAAN, pementasan ini bertempat di gedung
Islamic Center Universitas Tadulako.
Pementasan ini dihadiri beberapa Lembaga
Kesenian di Universitas Tdaulako dan beberapa mahasiswa Pendidikan Bahasa dan
Sastra Indonesia, bahkan senior dan alumni IKAMABASTRA ikut juga menyaksikan
pementasan ini.
BACAAN sendiri, merupakan akronim
dari Bahana Bicara Pendidikan. Nama itu dibuat karena pementasan atau
pertunjukan seni yang ditampilkan oleh Sanggar Seni Bahana akan membicarakan Pendidikan.
Pada pementasan ini Sanggar Seni Bahana mengangkat tema besar Pendidikan, hal
ini timbul karena keresahan yang dirasakan sebagian kecil Mahasiswa Pendidkan
Bahasa Dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
Tadulako, ini juga menyangkut tentang komersialisasi pendidikan yang ada di
perguruan tinggi, yang mana lembaga pendidikan hanya mementingkan uang
pendaftaran dan uang kuliah, tetapi mengabaikan kewajiban-kewajiban pendidikan.
Isu ini diangkat lewat pertunjukan Tari, Teater, Puisi, dan Musik.
Adapun beberapa karya yang mereka
pentaskan adalah Tari yang berjudul Manastapah karya Wahyuliana, S. Pd., Musik
yang berjudul Pendidikan yang Terancam karya Ariyansyah, Puisi yang berjudul Aku
Antri untuk Kuasa karya Marjan, dan Teater yang berjudul Bungkam karya Mang
Koheng.
Pada pertunjukan ini ada beberapa
aktor yang berperan yaitu, Mulai dari Kiky Rizky Ananta Pratiwi sebagai penari,
Asrullah, Muh Husni Mubaraq, Isabela Purnamasari sebagai Aktor Teater, Rohista dan
Nuhfatul Tasya sebagai Pembaca Puisi, Moh Ariansyah, Moh Rifaisal Lasape, Ahmad
Nursada, Mufidatun Annisa, Nabila Bidola, Nujud Laropo, Aldan Ramadan, dan
Rifaldi sebagai pemain Musik.
“Harapan saya semoga apa yang
sudah kami pentaskan itu bisa menjadi Bacaan sekaligus renungan tersendiri bagi
penonton bagaimana ia menyikapi kondisi tersebut apabila itu terjadi pada
dirinya sendiri. Dan juga harapanku kepada Teman-teman Sanggar Seni Bahana agar
tetap terus berkarya sebagaimana mestinya. Selain itu, harapanku pertunjukan
seperti ini tidak hanya berhenti di sini tapi teruslah mencoba mengangkat
isu-isu yang ada di lingkungan sekitar ke atas panggung pertunjukan.” Ucap Syafaat
selaku Koordinator Sanggar Seni Bahana.
Tidak ada komentar
Posting Komentar