Debat Kandidat Paslon Presma & Wapresma Universitas Tadulako 2025

Debat kandidat  pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Tadulako berlangsung sengit, pada Kamis, 01 Mei 2025 di Aula Pascasarjana UNTAD. Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Mahasiswa ini menjadi sorotan mahasiswa untuk hadir langsung melihat debat tersebut. 

Debat ini menjadi ajang bagi masing-masing paslon untuk memaparkan visi, misi, serta program kerja unggulan mereka di hadapan panelis dan mahasiswa yang hadir. Momen ini dimanfaatkan dengan baik oleh para kandidat untuk menunjukkan kapabilitas kepemimpinan mereka, serta menyampaikan solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa saat ini. Isu-isu strategis dan krusial menjadi sorotan utama dalam sesi debat, antara lain isu kesejahteraan buruh, pembahasan mengenai rencana Universitas Tadulako menuju status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), hingga polemik seputar keberadaan dan pengelolaan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). 

Kegiatan debat ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi intelektual, tetapi juga momentum penting bagi mahasiswa Universitas Tadulako untuk menilai secara langsung kualitas kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta keseriusan program kerja yang ditawarkan oleh setiap kandidat. Antusiasme tinggi dari mahasiswa yang hadir menjadi cerminan bahwa partisipasi politik kampus terus hidup dan berkembang.

Moderator memimpin jalannya acara dengan tegas dan profesional, memastikan bahwa setiap paslon memiliki waktu yang adil untuk berbicara dan menanggapi lawan debat mereka. Sesekali, tepuk tangan dan sorakan dari pendukung masing-masing paslon turut mewarnai jalannya acara. Debat kandidat ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas bagi seluruh pemilih menjelang hari pencoblosan yang akan datang.

Harapannya, siapapun yang terpilih nantinya sebagai Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Tadulako dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Kepemimpinan yang adil, transparan, serta berorientasi pada kepentingan seluruh mahasiswa menjadi harapan besar dari seluruh elemen civitas akademika.

Repotase: Salma
Dokmentasi: Rika